Kisah Abunawas dan Tamu yang Rakus
![]() |
| Source : PNG Wing |
Suatu hari, Abunawas mengundang salah seorang rekannya yang selama ini dikenal rakus. Sudah beberapa kali Abunawas mengundang rekannya tersebut ke acara yang ia selenggarakan. Di mana rekannya yang rakus tersebut kerap makan banyak tanpa memperdulikan jatah untuk tamu-tamu lainnya. Oleh karena itu, pada acara kali ini Abunawas memutuskan untuk memberikan pelajaran kepadanya.
Ketika tamu yang rakus itu tiba, Abunawas menyambutnya dengan hangat dan mengajaknya makan malam bersama.
Di meja makan, Abunawas telah menyajikan semangkuk besar sup yang sangat lezat. Namun ia hanya menyediakan satu sendok untuk digunakan bersama. Sendok itu selain besar juga sangat panjang, sehingga sulit digunakan untuk menyuap makanan ke mulut sendiri.
![]() |
| Source : Clean PNG |
Tamu yang rakus itu mencoba makan dengan menggunakan sendok panjang tersebut, tetapi selalu gagal. Akhirnya ia menjadi frustrasi dan kesal.
Sementara itu, Abunawas dengan santainya menggunakan sendok panjang tersebut untuk mengambil sup dan menyuapkannya ke mulut para tamunya.
Lantas si tamu rakus dengan penasaran bertanya, "Abunawas, bagaimana kamu bisa makan dengan sendok besar dan panjang ini?"
Abunawas tersenyum dan menjawab, "Kuncinya adalah memberi, bukan hanya menerima. Jika kita saling membantu, maka semua orang akan merasa kenyang dan bahagia di acara ini. Sebaliknya, jika kita hanya memikirkan diri kita sendiri, maka kita akan kesulitan mendapatkan apa yang kita harapkan. Di mana tamu-tamu yang hadir di acara ini tidak semuanya merasa kenyang dan bahagia."
Seketika si tamu rakus itu terdiam dan merenungi perkataan dari Abunawas tadi. Ia menyadari bahwa keserakahan hanya akan membawa kesulitan, sementara saling berbagi adalah jalan menuju kebahagiaan.
* * * * * * *
Moral dari cerita ini:
Berbagi kepada sesama sangat penting untuk dilakukan. Dalam kehidupan, kebahagiaan sejati datang dari memberi dan peduli kepada sesama, bukan hanya memenuhi keinginan diri sendiri tanpa memperdulikan kekurangan di lingkungan sekitar.


Komentar
Posting Komentar