Cerita Inspiratif : Janganlah Sombong dan Meremehkan Orang Lain


Cerita sederhana berikut dapat dipakai sebagai bahan perenungan dan refleksi diri agar kedepannya kita dapat menjalankan kehidupan, khususnya dalam bersosialisasi di masyarakat dengan baik.

* * * * * * *

Dalam mengarungi samudra nan luas sebuah kapal dikemudikan oleh seorang Nakhoda handal. Di kapal tersebut sang Nakhoda ditemani oleh 4 ekor hewan, yaitu Ayam, Gajah, Harimau dan Tikus.

Suatu hari, saat berada di dalam kapal, keempat hewan tersebut berkumpul dan membanggakan kehebatan masing-masing.

Ayam berkata, "Aku selalu memberi telur kepada Nakhoda. Berkat aku, dia bisa menikmati makanan enak dan bergizi."

Lantas Gajah berkata, seraya tidak mau kalah, "Badanku besar dan kuat, sehingga aku mampu membantu Nakhoda untuk mengangkat barang-barang berat."

Begitu juga dengan Harimau. Ia yang selama ini dikenal sebagai raja hutan, tentu tidak mau kalah dengan kedua rekannya. "Aku selalu melindungi Nakhoda dari serangan bajak laut dan orang-orang jahat."

Hanya tikus yang terdiam.... Ia belum menemukan kata-kata yang tepat untuk menunjukkan kehebatannya. Maka ketiga hewan lainnya memandang Tikus dan berkata, "Tikus, apa fungsimu di sini?" 

"Hayo cepat katakan..." kata Gajah.
"Atau jangan-jangan kamu emang gak memiliki fungsi," ejek Harimau.
Lantas ketiga hewan tersebut pun tertawa, seraya mengejek Tikus, "Ha ha ha...."

Suatu hari kapal itu menabrak karang dan mengalami kebocoran di bagian tengah. Sang Nakhoda beserta keempat hewan tersebut panik. Mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan mengingat lokasi kebocoran berada di bagian tengah kapal dan sulit dijangkau.

Lantas tiba-tiba Tikus berkata, "Teman-teman mungkin inilah saatnya aku dapat berguna bagi kalian."

Secepat kilat Tikus berlari kencang. Dengan tubuh mungilnya, dengan mudah ia masuk ke sela-sela kayu dan menemukan sumber kebocoran. Kemudian dengan sigap ia menambal bagian yang bocor tersebut. Dan akhirnya kapal itupun selamat !!

Dengan gembira sang Nakhoda pun berkata, "Untung ada kamu Tikus, kalau tidak kita semua bisa celaka."

Mendengar pujian sang Nakhoda, maka ketiga temannya pun tertunduk malu karena telah meremehkan dan mengejek Tikus. 

* * * * * * *

Dari cerita ini kita belajar, bahwa setiap orang punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sehebat apa pun kita, pasti ada kelemahannya. Dan sebaliknya selemah-lemahnya kita, pasti ada kelebihan yang suatu saat dapat bermanfaat bagi orang lain.
Karena itu, hendaklah kita jangan suka menghina dan meremehkan orang lain. Karena suatu saat Tuhan akan membukakan mata batin kita dengan memperlihatkan kelebihan dari seseorang yang pernah kita remehkan, sehingga membuat kita tertunduk malu.

Demikian pula sebaliknya, jika kita merasa diri kita tidak sehebat teman-teman kita, janganlah menjadi rendah diri dan malu. Teruslah berjuang untuk meningkatkan kemampuan, serta tanamkan sikap optimisme, sehingga suatu saat kita mampu menunjukkan potensi yang ada dalam diri kita, dan menjadi bermanfaat bagi orang lain.



Komentar

Artikel Populer di Blog ini

Tips Memilih Investasi yang Sesuai Minat dan Karakter Pribadi

Yuks Kita Belajar Sopan Santun Agar Menjadi Pribadi Yang Menyenangkan

Mengapa Orang Mudah Tergoda Investasi Bodong? Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong Agar Anda Terhindar

Mengenal Farel Prayoga, Penyanyi Cilik Yang Mengguncang Istana. Inspirasi Bagi Generasi Muda

Yuk Berpartipasi dalam Program Kampanye "Yuk Nabung Saham" Yang Dicanangkan oleh BEI (Bursa Efek Indonesia)

7 Cara Menghasilkan Uang dari Internet

Inilah 3 Pengibar Bendera Merah Putih Saat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945

Cerita Inspiratif : Jadilah Anak Yang Mandiri!

Cerita Inspiratif : Jangan Pernah Menagih Hutang!