Cerita Inspiratif : Harimau yang Cerdas vs Keledai yang Bodoh, Siapa Pemenangnya?



Suatu hari Keledai bertemu Harimau, dan berkata, “Lihat… rumputnya biru ya!”

Lantas Harimau menanggapi perkataan ngawur Keledai, “Tidak… rumputnya hijau. Kamu salah!”

Lantas keduanya ngotot dengan pendapat masing-masing. Dan tidak ada yang mau mengalah. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencari pihak ketiga yang independen dan dianggap mampu menyelesaikan masalah.

Akhirnya Harimau dan Keledai sepakat untuk menghadap ke Singa, sang Raja Hutan.

Sesampainya mereka di singgasana sang Singa di hutan, tetiba Keledai berteriak, “Yang Mulia, apakah benar rumput berwarna biru?”

Singa pun menjawab, "Benar, rumput berwarna biru."

Lantas Keledai mendekati Singa dan melanjutkan perkataannya,
"Harimau tidak setuju dengan apa yang saya katakan. Dia menyanggah perkataan saya terus. Saya merasa terganggu… jadi tolong hukum dia."

Singa, sang Raja Hutan pun menanggapi, “Baiklah, saya akan hukum dia dengan ‘diam’ selama 5 tahun.”

Mendengar perkataan sang Raja Hutan, seketika Keledai melompat-lompat kegirangan. Sambil melanjutkan perjalanannya, dengan rasa gembira ia berkata berulang-ulang, “Rumputnya biru…. He he hey… rumputnya biru.”

Sementara itu Harimau terpaksa menerima hukumannya. Namun dengan rasa penasaran ia bertanya kepada singa, “Yang Mulia, mengapa anda menghukum saya? Lagipula, bukankah rumput memang berwarna hijau?”

Singa pun menjawab, “Memang benar, rumput berwarna hijau.”

“Jadi, mengapa Yang Mulia menghukumku?” tanya Harimau berupaya memupus rasa penasarannya.

Singa pun menjawab, “Itu tidak ada hubungannya dengan pertanyaan apakah rumput itu berwarna biru atau hijau. Hukuman yang aku berikan adalah, mengapa makhluk pemberani dan cerdas sepertimu mau-maunya membuang-buang waktu hanya untuk berdebat dengan seekor Keledai dungu. Terlebih lagi kalian sudah mengganggu kenyamananku dengan pertanyaan receh seperti itu!”

* * * * * * * 

Moral dari cerita ini :

Buang-buang waktu terburuk adalah berdebat dengan orang bodoh dan fanatik yang tidak perduli dengan kebenaran atau kenyataan, melainkan hanya ingin menang dalam perdebatan yang hanya berdasarkan ilusi dan apa yang ia yakini.

Jangan buang-buang waktu untuk diskusi yang tidak masuk akal, dan hanya menguras rasa emosi semata, tanpa hasil yang jelas.

Ada orang yang meskipun dengan segala bukti/data yang disajikan kepada mereka, namun mereka tetap saja tidak bisa memahaminya. Ada pula orang yang mudah dibutakan oleh ego dan rasa kebencian atau sakit hati. Oleh karena satu hal yang mereka inginkan hanyalah mereka ingin dianggap ‘benar’, meskipun sebenarnya ‘tidak benar’.

Sesungguhnya dalam menghadapi situasi seperti ini, meskipun batin kita berteriak ingin melawan, namun menghindari perdebatan yang tiada guna akan membuat diri kita lebih tenang dan cenderung akan fokus ke hal-hal lain yang jauh lebih berharga untuk kehidupan kita.

Semoga menginspirasi. 👌



Komentar

Artikel Populer di Blog ini

Cerita Inspiratif : Janganlah Sombong dan Meremehkan Orang Lain

Tips Memilih Investasi yang Sesuai Minat dan Karakter Pribadi

Yuks Kita Belajar Sopan Santun Agar Menjadi Pribadi Yang Menyenangkan

Mengapa Orang Mudah Tergoda Investasi Bodong? Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong Agar Anda Terhindar

Mengenal Farel Prayoga, Penyanyi Cilik Yang Mengguncang Istana. Inspirasi Bagi Generasi Muda

Yuk Berpartipasi dalam Program Kampanye "Yuk Nabung Saham" Yang Dicanangkan oleh BEI (Bursa Efek Indonesia)

7 Cara Menghasilkan Uang dari Internet

Inilah 3 Pengibar Bendera Merah Putih Saat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945

Cerita Inspiratif : Jadilah Anak Yang Mandiri!

Cerita Inspiratif : Jangan Pernah Menagih Hutang!