Berikut 7 Langkah Membuat Resolusi, Agar di Tahun Baru Hidup Anda Lebih Baik

Penulis : Made Kusumawati *)


Momen Tahun Baru baru saja kita lalui. Di awal tahun seperti sekarang ini, belum terlambat rasanya untuk membuat resolusi. Yang nantinya akan menjadi acuan gerak langkah kita hingga akhir tahun.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kata resolusi berarti suatu putusan atau kebulatan pendapat yang berupa permintaan ataupun tuntutan (dalam sebuah rapat ataupun musyawarah). Resolusi juga bisa diartikan sebagai pernyataan tertulis yang berisi tuntutan tentang suatu hal.

Berdasarkan definisi tersebut, seseorang membuat resolusi untuk tahun baru, pada dasarnya orang tersebut memberikan tuntutan bagi dirinya sendiri.
 Tentunya dengan tujuan agar di tahun yang baru bisa mencapai kehidupan yang lebih baik. Sebaliknya, jika kita tidak membuat resolusi bisa diartikan tidak ada tuntutan terhadap diri sendiri.

Itu sebabnya mengapa kita mesti membuat resolusi. Meskipun nanti pada akhir tahun hanya 70-80% saja yang tercapai. Setidaknya ada upaya-upaya yang kita lakukan untuk mewujudkan tuntutan terhadap diri kita. Daripada sama sekali tidak membuat resolusi, kita tidak tahu berapa besar pencapaian kita. Bahkan bukan mustahil kita sama sekali tidak melakukan perubahan terhadap hidup kita.

Berikut diberikan langkah-langkah untuk membuat resolusi :


1. Tentukan hal-hal penting yang ingin anda capai dalam satu tahun ke depan

Tulislah maksimal 5 hal penting yang ingin anda capai dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Jangan terlalu banyak, karena akan membuat anda tidak fokus dalam menjalankannya, sehingga hasil bisa tidak maksimal.

Berikut diberikan contohnya :
(N.B. contoh dari seorang pria muda yang sudah bekerja, dengan status single).

- Saya ingin lebih sehat, dan menurunkan berat badan. Karena kesehatan merupakan modal utama dalam menjalankan berbagai aktivitas.

- Saya ingin bisa membeli rumah/apartemen. Karena penting jika saya berumah tangga kelak, dan juga sebagai investasi, karena harganya kian lama kian mahal.

- Saya ingin mendapatkan pekerjaan baru di sebuah perusahaan berskala lebih besar, dan tentunya dengan penghasilan yang juga lebih besar dibanding pekerjaan saya saat ini.

- Saya ingin menikmati liburan, karena liburan merupakan healing yang dapat memulihkan tubuh dan pikiran dari stres selama bekerja.


2. Tentukan target yang spesifik dan terukur dari hal-hal yang ingin anda capai tersebut

Berdasarkan apa yang telah anda tuliskan di atas, kembangkanlah menjadi suatu tujuan yang spesifik dan terukur, sehingga benar-benar dapat menjadi tolok ukur dalam menjalankan aktivitas selama setahun ke depan.

Berikut diberikan contohnya :

- Saya ingin lebih sehat, yaitu dengan melakukan olah raga 20-30 menit setiap pagi sebelum beraktivitas. Serta membatasi makan, sehingga bisa menurunkan berat badan 15 kg dalam setahun.

- Saya harus menyisihkan Rp 2 juta setiap bulannya, agar tahun depan saya bisa membayar DP rumah/apartemen.

- Saya mesti melamar pekerjaan di perusahaan yang berskala lebih besar, dengan target penghasilan 20-30% lebih besar dibanding pekerjaan saya saat ini.

- Untuk healing, saya ingin liburan ke Singapura dan Malaysia bersama teman-teman.


3. Konversi target-target yang hendak anda capai tersebut menjadi kalimat-kalimat singkat, padat, sehingga mudah diingat

Contoh :

- Olah raga setiap pagi 20-30 menit. Dan membatasi makan, untuk menurunkan berat badan 15 kg dalam setahun.

- Menabung Rp 2 juta setiap bulan, agar bisa membayar DP rumah/apartemen.

- Melamar pekerjaan dengan target penghasilan 20-30% lebih besar.

- Liburan ke Singapura dan Malaysia.


4. Tempatkan resolusi yang telah anda tulis di beberapa tempat yang mudah dilihat, sebagai pengingat

Hal ini perlu anda lakukan, agar anda selalu mengingat tujuan yang mesti anda capai dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Sehingga anda akan selalu termotivasi untuk melakukannya, dan menjadikannya sebagai kebiasaan baru, yang tentu saja ke arah yang lebih baik.

Anda dapat menuliskan resolusi pada sebuah file dengan tampilan yang menarik, seperti contoh berikut :



Kemudian simpan di ponsel atau di laptop anda, sehingga setiap kali membukanya anda seolah-olah diingatkan untuk menjalankannya.

Selain itu, anda dapat pula mencetak tulisan tentang resolusi tersebut, kemudian menempatkannya di kamar tidur (bisa digantung di dinding, atau diletakkan di atas meja belajar). 
Anda dapat pula menyelipkannya di bawah kaca meja kerja anda di kantor.

Intinya anda mesti meletakkan tulisan resolusi anda di beberapa tempat sebagai pengingat. Karena yang namanya manusia jika tidak diingatkan ya bisa saja lupa. Apalagi bila sudah asyik bekerja atau beraktivitas, terkadang hal-hal penting bisa terlupakan.


5. Jalani dengan komitmen dan konsisten

Segala rencana yang telah kita buat, akan menjadi tidak berarti jika hanya dalam bentuk tulisan tanpa adanya implementasi. Karena itu implementasi atau menjalankan resolusi yang telah dibuat, merupakan faktor penting dalam upaya mewujudkannya menuju kehidupan yang lebih baik.

Jalani semua yang telah anda tulis dengan komitmen dan konsisten. Contohnya dalam hal kesehatan, anda mesti berusaha agar tiap pagi bisa melakukan olahraga selama 20-30 menit untuk menjaga kebugaran tubuh. Jika anda harus berangkat kerja pagi-pagi, maka agar bisa melakukan olah raga, ya anda mesti bangun tidur lebih awal. Dan untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup, maka mau tidak mau anda harus tidur lebih awal pula.

Hal ini harus anda lakukan secara rutin, hingga menjadi suatu kebiasaan yang otomatis anda lakukan terus-menerus. Ini yang dinamakan konsisten.


6. Lakukan review secara rutin

Dalam hal ini anda harus melakukan review secara rutin, apakah mingguan (untuk aktivitas yang mesti dijalani harian) atau bulanan. Hal ini untuk mengukur komitmen dan konsistensi anda dalam merealisir resolusi yang telah anda buat. Sehingga apabila masih ada kekurangan, maka anda dapat segera memperbaikinya.

Sebagai contoh, misalkan kegiatan olahraga pagi belum bisa anda lakukan secara rutin setiap pagi. Nah, dengan melakukan review, maka anda berupaya mencari tahu apa saja kendala-kendala yang menyebabkan anda belum bisa melakukannya setiap pagi.

Dengan begitu, anda dituntut untuk menyingkirkan kendala-kendala tersebut, seperti misalkan malas bangun lebih pagi, merasa terlalu sibuk dengan berbagai urusan, sehingga olah raga pagi menempati urutan ke sekian dari prioritas anda. Padahal jika badan sudah sakit, barulah anda menyesali betapa pentingnya kesehatan.

Contoh lain lagi, misalkan di bulan Maret anda tidak dapat menyisihkan Rp 2 juta untuk DP pembelian rumah/apartemen, dikarenakan ada suatu kebutuhan mendesak. Katakanlah orangtua anda sakit, sehingga anda mesti membantu biaya pengobatan.

Nah, dengan melakukan review, maka anda diingatkan bahwasanya ada bagian dari resolusi yang tidak bisa anda jalankan. Sehingga dua-tiga bulan ke depan, anda dipacu untuk menyisihkan lebih banyak agar kekurangan di bulan Maret tersebut dapat tertutupi.


7. Lakukan perbaikan

Dari hasil review yang secara rutin telah anda lakukan, maka anda jadi tahu mana yang masih harus dilakukan perbaikan, sehingga target anda bisa tercapai hingga akhir tahun.

Hal ini bisa juga sebagai patokan dalam membuat resolusi untuk tahun berikutnya, yang meliputi :

- Resolusi yang belum 100% tercapai dikarenakan sesuatu hal, maka diupayakan pencapaiannya di tahun berikutnya.

Dalam hal ini prinsipnya adalah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
(Bayangkan jika anda tidak membuat resolusi, maka bisa jadi apa yang hendak anda tuju belum tentu akan tercapai!)

- Improvement (perbaikan) dari resolusi yang telah anda buat di tahun sebelumnya. Sebagai contoh, misalkan anda telah memiliki cukup tabungan untuk membayar DP rumah/apartemen. Maka langkah selanjutnya adalah mencari rumah/apartemen yang sesuai budget anda. Kemudian anda juga harus menyisihkan penghasilan untuk mencicil rumah/apartemen yang telah anda bayar DP-nya, yang bisa saja lebih dari Rp 2 juta/bulan.

- Hal-hal baru yang sudah anda pikirkan sebelumnya, yang hendak anda capai di tahun berikutnya.

Demikian tulisan saya, semoga bermanfaat dan semoga sukses buat anda di tahun ini.




* * * * * * *

*Penulis adalah seorang Blogger, Content Creator, Investor, Automotive Lover, Digital Enthusiast, dan CorComm. Practicer.


Perhatian!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!

Komentar

Artikel Populer di Blog ini

Cerita Inspiratif : Janganlah Sombong dan Meremehkan Orang Lain

Tips Memilih Investasi yang Sesuai Minat dan Karakter Pribadi

Yuks Kita Belajar Sopan Santun Agar Menjadi Pribadi Yang Menyenangkan

Mengapa Orang Mudah Tergoda Investasi Bodong? Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong Agar Anda Terhindar

Mengenal Farel Prayoga, Penyanyi Cilik Yang Mengguncang Istana. Inspirasi Bagi Generasi Muda

Yuk Berpartipasi dalam Program Kampanye "Yuk Nabung Saham" Yang Dicanangkan oleh BEI (Bursa Efek Indonesia)

7 Cara Menghasilkan Uang dari Internet

Inilah 3 Pengibar Bendera Merah Putih Saat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945

Cerita Inspiratif : Jadilah Anak Yang Mandiri!

Cerita Inspiratif : Jangan Pernah Menagih Hutang!