Teliti Waktu Masuk-Keluar Area Parkir. Awas Jangan Sampai Anda Kelebihan Bayar!
![]() |
| Source : pexels |
Bagi anda yang kerap memarkir kendaraan di mal, area perkantoran, area pertokoan, dan lain-lain, hendaknya berhati-hati. Cek waktu (jam dan menit) saat anda masuk dan keluar area parkir.
Saya ingin berbagi pengalaman, namun dalam hal ini saya tidak ingin mendiskreditkan suatu area parkir tertentu. Karena tentunya tidak semua area parkir seperti yang saya ceritakan berikut ini, sehingga saya merasa tidak perlu menyebutkan nama tempat atau lokasi. Apa yang saya alami, cukuplah menjadi pembelajaran bagi kita semua agar ke depannya kita lebih teliti lagi, agar tidak membayar lebih dari yang seharusnya.
Jadi begini ceritanya, saya sudah beberapa kali mengalaminya. Seingat saya 2 kali saat saya parkir di sebuah mal, dan baru-baru ini 2 kali juga di suatu area pertokoan. Dulu saat kantor tempat saya bekerja lokasinya tidak jauh dari salah satu mal besar di ibukota, saat jam istirahat saya bersama teman-teman terkadang pergi makan siang sambil tentunya melihat-lihat barang di mal. Mengingat perginya saat jam istirahat kerja, tentu saya dan teman-teman tidak mau berlama-lama di dalam mal tersebut. Intinya saya berusaha tidak sampai satu jam berada di sana.
Nah, permasalahan muncul ketika kami buru-buru balik ke kantor, dan saat saya sudah berada di pintu keluar, saya yang merasa yakin berada di dalam hingga tiba di pintu keluar tidak sampai satu jam, tentu saja kaget tatkala petugas menagih biaya parkir lebih dari satu jam, yaitu sebesar 10 ribu rupiah (biaya parkir 5 ribu rupiah per jamnya).
Karena saya tidak mau ribut dengan petugas, jadi ya saya bayar saja. Namun diiringi dengan tanda tanya di kepala, rasa-rasanya saya gak mungkin lebih dari sejam berada di dalam.
Nah, baru-baru ini, yaitu tepatnya tanggal 2 November 2022, saya masuk ke suatu area pertokoan untuk makan siang. Selesai makan siang, lagi-lagi dengan pede-nya saya menyerahkan karcis parkir beserta uang untuk satu jam parkir. Namun petugas mengatakan uang yang saya berikan kurang, karena menurut hitungan di mesinnya dan tercetak di struk, waktu parkir saya lebih dari satu jam!
Seperti sebelumnya, saya gak mau ribut, maka langsung saya bayar saja kekurangannya. Namun lagi-lagi di jalan pikiran saya dipenuhi dengan tanda tanya. Rasa-rasanya tidak mungkin saya berada di area parkir selama lebih dari satu jam! Apalagi hanya untuk makan siang saja. Kalau sekitar 50an menit iya. Tapi saya yakin satu jam saja tidak mungkin, apalagi lebih!
Tanggal 6 November 2022, saya memasuki area parkir itu lagi, untuk sekedar makan siang juga. Namun, kali ini saya mencoba memupus rasa penasaran saya dengan mengecek jam dan menit waktu masuk. Kemudian saya beranjak dari restoran tempat saya makan siang sekitar 50an menit dari waktu masuk tadi, dengan harapan saya membayar biaya parkir hanya satu jam. Dan benar saja... seperti kecurigaan saya sebelumnya. Petugas mengatakan bahwa saya harus membayar biaya parkir untuk dua jam!
Kali ini saya tidak mau mengiyakan begitu saja. Demi kebenaran yang saya yakini, dan bukan hanya demi uang semata! Saya mencoba berdebat dengan petugas bahwa saya berada di area parkir tidak sampai satu jam, dengan memperlihatkan jam di HP saya yang ternyata berbeda 6 menit dari jam yang tertera di struk parkir yang saya terima. Saya bilang, jelas ini merugikan pengendara yang memarkir kendaraan dengan waktu mendekati satu jam, dua jam, dan seterusnya! Karena ternyata mesin di pintu masuk dan pintu keluar di-setting dengan perbedaan waktu sekitar 6 menit.
Karena saya ngotot dengan pendirian saya, bahwa mestinya saya hanya membayar biaya parkir untuk satu jam, si petugas agak ketakutan dan berniat mengembalikan uang saya, yang meskipun jumlahnya tak seberapa, tapi kalau ketipu kan nyesek juga rasanya.
Lalu saya menanggapi si petugas sambil berlalu memacu kendaraan saya, "Ya sudahlah, gak usah dibalikin. Tapi lain kali jangan curang ya...."
Dari cerita ini, saya menghimbau agar para pengendara lebih teliti saat memasuki dan keluar area parkir. Cek waktu (jam dan menit) yang tertera di struk parkir saat masuk dan cek pula saat keluar apakah sesuai atau ada perbedaan seperti yang saya alami. Lumayan juga ruginya kalau kita mengalami beberapa kali.
Dalam hal ini, bisa terjadi dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, yaitu mesin di pintu masuk waktunya dimajukan, katakanlah kurang dari sepuluh menit. Sehingga pengendara yang tidak teliti, tidak menyadari jikalau nantinya di pintu keluar ia bisa saja harus membayar lebih. (Kalau perbedaannya terlalu mencolok, maka tentunya pengendara akan mudah curiga).
Kemungkinan kedua, ini yang saya alami, yaitu setting-an waktu di mesin keluar yang dimajukan. Yang tentunya memungkinkan terjadinya perdebatan dengan petugas, apabila pengendara mengecek waktu saat berada di pintu keluar, yang tidak menunjukkan pukul yang sama antara yang tercetak di struk dengan jam milik pengendara.
Oleh karenanya, dibutuhkan ketelitian dari para pengendara dalam hal pengecekan waktu memasuki dan keluar area parkir, sehingga diharapkan oknum-oknum yang melakukan kecurangan ini bisa jera, dan bukan mustahil apabila ada bukti-bukti yang memadai bisa dibawa ke ranah hukum.
Semoga tulisan ini bermanfaat, dan dapat menghindarkan kita dari kerugian selaku konsumen, yang semestinya mendapatkan pelayanan yang prima.
* * * * * * *
*Penulis adalah seorang Blogger, Content Creator, Investor, Automotive Lover, Digital Enthusiast, dan CorComm. Practicer.
Perhatian!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!

Komentar
Posting Komentar