Ketahui Perbedaan Antara Reseller, Dropshipper, dan Affiliate Marketer
(Materi disarikan dari berbagai sumber).
Pilih yang Sesuai Agar Sukses Berbisnis Online
Di era digital dewasa ini, bisnis online semakin berkembang pesat. Apalagi semenjak awal 2020 terjadi Pandemi di seluruh dunia, yang membuat berbagai bisnis tidak mungkin bisa terus bertahan jika hanya mengandalkan bisnis secara offline. Bahkan di saat situasi mulai berangsur pulih, para pelaku bisnis sudah merasa nyaman menjalankan bisnis secara online. Dan masyarakat juga mulai terbiasa berbelanja secara online, yang saat ini semakin mudah dan aman.
Saat ini bisnis online menjadi pilihan banyak usaha-usaha, dikarenakan :
- Bisnis online tidak membutuhkan modal besar. Hanya dengan membuat website, berjualan di medsos, atau membuka toko online di market place, kita sudah bisa memperkenalkan produk kepada para pelanggan. Berbeda dengan bisnis offline yang membutuhkan ruang usaha dan menyetok produk, yang tentunya membutuhkan modal yang tidak sedikit.
- Bisnis online dapat dikerjakan kapan saja dan di mana saja, selama ada jaringan internet. Serta tidak membutuhkan karyawan dalam jumlah banyak. Di awal usaha bisa dijalankan seorang diri. Baru kemudian dilakukan rekrut karyawan apabila usaha mulai berkembang.
- Dengan menjalankan bisnis secara efisien seperti penjelasan kedua poin di atas, maka pebisnis online bisa meraih keuntungan optimal.
- Jangkauan bisnis online jauh lebih luas ketimbang bisnis offline. Tidak heran jika ada bisnis online yang memiliki pelanggan hingga seluruh nusantara, bahkan hingga mancanegara. Sehingga usaha dapat berkembang pesat.
Bagi pelaku usaha kecil maupun individu yang tidak memiliki produk sendiri, seperti halnya pelaku usaha besar, maka dapat memulai bisnis online dengan cara menjadi Reseller, Dropshipper, atau Affiliate Marketer.
Ketiganya menjalankan prinsip yang berbeda saat menjual produk kepada pelanggan. Berikut diberikan penjelasannya :
1. Reseller
Untuk menjadi seorang Reseller, anda harus membeli produk dari suatu toko atau supplier dengan harga diskon. Di mana besarnya diskon ditentukan oleh toko atau supplier tersebut. Sehingga Reseller dapat menjual produk kepada pelanggan dengan harga pasar, dan memperoleh keuntungan yang sesuai.
Dengan menyetok produk, Reseller harus melakukan pengepakan dan pengiriman langsung kepada pelanggan. Dan ini berarti seorang Reseller harus memiliki modal cukup (meskipun tidak sebesar jika berbisnis offline) untuk membeli produk dari toko atau supplier.
2. Dropshipper
Dengan menjadi Dropshipper anda tidak perlu menyetok produk. Ini berarti tidak dibutuhkan modal awal untuk membeli produk dari toko atau supplier.
Jika seorang Dropshipper mendapat orderan dari pelanggan, maka orderan dan detail pengiriman barang tersebut diteruskan langsung kepada toko atau supplier. Kemudian toko atau supplier mengirim produk pesanan pelanggan dengan detail informasi pengiriman yang diberikan oleh Dropshipper.
Dari penjelasan di atas, perbedaan mendasar antara Reseller dan Dropshipper terletak pada penyetokan produk. Di mana seorang Dropshipper tidak perlu menyetok produk, sementara Reseller harus menyetok produk.
3. Affiliate Marketer
Seorang Affiliate Marketer bertugas mempromosikan produk dari suatu toko atau supplier, dan akan mendapatkan komisi sesuai perjanjian apabila produk berhasil terjual kepada pelanggan.
Untuk menjadi seorang Affiliate Marketer, kita harus terlebih dahulu mendaftar ke toko atau supplier yang mengadakan program afiliasi. Kemudian kita akan mendapatkan link afiliasi.
Nah, barulah seorang Affiliate Marketer dapat mempromosikan produk-produk dari toko atau supplier dengan cara menyebarkan link afiliasi yang sudah diberikan tersebut.
Pelanggan yang tertarik untuk membeli produk, akan langsung mengunjungi website atau aplikasi dari toko atau supplier. Sehingga jika terjadi transaksi, maka toko atau supplier akan memberikan komisi kepada Affiliate Marketer berdasarkan link afiliasi yang terdeteksi. Dalam hal ini toko atau supplier yang menangani pengiriman produk langsung ke pelanggan.
Di antara Reseller, Dropshipper dan Affiliate Marketer, tinggal dipilih mana yang sesuai dengan kondisi dan minat anda. Saat hendak mengimplementasikan jangan sampai anda memilih yang tidak sesuai, sehingga promosi atau penjualan tidak dapat dilakukan secara optimal. Saat ini tidak sedikit pebisnis online yang berhasil memperoleh pendapatan jutaan hingga puluhan juta setiap bulannya dari ketiga model bisnis online tersebut. So, apakah anda tertarik?
* * * * * * *
*Penulis adalah seorang Blogger, Content Creator, Investor, Automotive Lover, Digital Enthusiast, dan CorComm. Practicer.
Perhatian!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!

Komentar
Posting Komentar