5 Langkah Sukses Bertransaksi Saham Bagi Investor Pemula
![]() |
| Source : pexels |
Penulis : Made Kusumawati *)
Begitu memutuskan untuk menjadi investor saham, maka langkah yang harus segera anda lakukan tentunya adalah mendaftar di perusahaan Sekuritas pilihan anda. Kemudian memenuhi semua persyaratan administrasi yang diperlukan, mulai dari mengisi formulir data-data pribadi, hingga mentransfer dana investasi. Setelah itu, anda tinggal menunggu kabar dari pihak perusahaan Sekuritas bahwa akun anda telah siap untuk bertransaksi.
Nah, setelah akun anda siap untuk bertransaksi, maka langkah selanjutnya tentu memulai bertransaksi! Namun sebagai pemula rasa ‘gak pede’ dan kawatir bisa saja menggelayuti batin. Hal ini pernah saya alami juga, dikarenakan saya merasa belum pengalaman dan takut salah dalam melakukan proses jual-beli.
Walhasil, butuh waktu lumayan lama untuk memiliki keberanian untuk memulainya. Seingat saya butuh waktu sekitar tiga bulan lebih dari akun siap untuk transaksi hingga akhirnya untuk pertama kalinya saya benar-benar melakukan transaksi! Lantaran setiap hendak memulai, selalu muncul rasa dag-dig-dug di dalam dada. He he he lucu juga kalau ingat waktu itu. Untuk memulainya saja, saya mesti berkonsultasi beberapa kali dengan staf perusahaan Sekuritas.
Akan tetapi keberanian untuk memulainya harus segera muncul! Sebab jikalau hanya mengandalkan simulasi, yang sebelumnya saya lakukan, belum tentu saya bisa mendapatkan gambaran sesungguhnya tentang perdagangan saham di pasar modal. Karena itu hari yang dinanti-nanti harus segera tiba!
Agar anda tidak mengalami simptom seperti yang saya alami, berikut saya berikan langkah-langkah yang dapat anda ikuti saat memulai bertransaksi saham di pasar modal bagi investor pemula.
1. Ketahui Info-Info Penting Terkait Perdagangan Saham
Tujuannya adalah agar saat bertransaksi anda tidak bingung seolah-olah berada di dunia yang sangat asing bagi anda. Sebagai pemula info-info penting yang perlu anda ketahui, diantaranya :
- Jadwal perdagangan saham
- Mekanisme perdagangan saham
- Istilah-istilah penting terkait perdagangan saham
- Pencantuman kode emiten
Berbagai info yang menunjang perdagangan saham tersebut akan saya buat artikelnya di Blog ini. Silakan pantau terus agar tidak ketinggalan update Blog ini.
2. Sudah Familiar dengan Aplikasi Trading Saham
Sehubungan perkembangan dunia digital dewasa ini, maka sudah menjadi hal yang lumrah jika perdagangan saham dilakukan secara online dengan menggunakan suatu aplikasi yang disediakan oleh masing-masing perusahaan Sekuritas.
Oleh karena masing-masing perusahaan Sekuritas memiliki aplikasi trading saham yang berbeda-beda fiturnya, ada yang simpel dan mudah dijalankan, ada yang njelimet untuk dijalankan. Ada yang fitur-fiturnya lengkap, segala macam informasi bisa kita dapatkan, ada pula yang fitur-fiturnya terbatas. Itulah sebabnya mengapa di artikel terdahulu, saya menyarankan agar anda mempelajari aplikasi trading saham saat anda melakukan proses pemilihan Sekuritas. Sehingga saat anda memulai bertransaksi, anda sudah lancar untuk melakukan proses beli maupun jual.
Terkait hal ini, silakan baca artikel saya yang membahas tips memilih perusahaan Sekuritas yang cocok, berjudul :
Silakan klik 👆 untuk baca artikel tersebut.
Mintalah free trial selama beberapa hari kepada staf Sekuritas, jika anda masih merasa kurang 'sreg' dengan fitur-fitur yang tersedia di aplikasi Sekuritas tersebut, maka anda dapat mencoba aplikasi dari perusahaan Sekuritas yang lain sebagai perbandingan hingga anda menemukan yang 'sreg' di hati. Barulah anda memutuskan bertransaksi dengan Sekuritas yang menjadi pilihan hati anda.
Saat akun anda telah siap untuk bertransaksi, maka lakukan proses beli, dan kemudian proses jual saham secara hati-hati (karena anda masih baru), jangan sampai ada kesalahan dalam meng-input permintaan harga beli atau memasukkan penawaran harga jual, dan jangan pula sampai salah dalam memasukkan jumlah lot yang anda inginkan. Ingat! Bahwasanya kesalahan input dapat mempengaruhi jumlah uang anda! Kelak jika anda sudah mulai terbiasa melakukannya, maka proses input tersebut tentunya akan lebih cepat. Seperti kata pepatah, "Alah bisa karena biasa".
Selain proses beli/jual saham, sebaiknya pelajari pula bagaimana cara untuk mendapatkan informasi lainnya, seperti untuk merubah harga beli/jual serta merubah jumlah lot yang sudah di-input (jika tiba-tiba anda berubah pikiran, disebabkan situasi yang begitu dinamis). Kemudian pelajari pula cara mendapatkan berita-berita, data-data penting serta grafik dari suatu emiten, rekomendasi saham dari para analis Sekuritas, serta info-info penting lainnya yang anda butuhkan di aplikasi tersebut. Dan usahakan anda bisa dengan cepat mengaksesnya, bukan masih mencari-cari di saat jam trading.
3. Buat Trading Plan
Trading Plan atau yang diartikan sebagai Rencana Perdagangan, maksudnya adalah sebelum melakukan perdagangan saham di suatu hari, sebaiknya terlebih dahulu anda membuat rencana saham-saham apa saja yang akan dibeli, tentunya hal ini berdasarkan hasil analisa yang telah anda buat.
Sebagai pemula anda tidak mesti membuat Trading Plan yang canggih alias njelimet. Cukup yang sederhana saja, sesuai ilmu yang anda kuasai. Nanti ke depannya anda bisa memperdalam lagi ilmu seputar saham, sehingga analisa yang anda lakukan bisa semakin baik dari waktu ke waktu. Jadi jika anda menunggu sampai menjadi seorang yang ahli dalam menganalisa saham, tentu transaksi tidak akan dimulai-mulai. Dalam hal ini 'experience is a good teacher' alias pengalaman adalah guru yang terbaik, dengan ditunjang penguasaan teori yang akan menyempurnakan proses perdagangan saham anda.
Dalam hal membuat Trading Plan anda bukan hanya menentukan saham-saham apa saja yang mesti dibeli, tapi sebaiknya menyertakan pula money management, yaitu meliputi besaran jumlah uang yang dialokasikan untuk membeli masing-masing saham. Serta bagaimana cara mengantisipasi bila terjadi penurunan signifikan dari saham yang anda beli, apakah patut dilakukan average down atau hold atau bahkan cut loss (harus diset sejak awal batasannya).
4. Melakukan Transaksi Sesuai Rencana
Trading Plan yang telah anda buat, mesti disiplin anda laksanakan. Dan jika di tengah jalan ada hal-hal yang tidak sesuai, maka anda harus segera mencari data/informasi yang relevan terhadap saham yang akan anda beli/jual, serta melakukan analisa terlebih dahulu sebelum merubah Trading Plan. Sehingga anda tidak gegabah dalam merubah rencana secara tiba-tiba. Apalagi jika ada teman atau seseorang yang membujuki anda untuk membeli suatu saham, dan anda tergoda untuk langsung membelinya tanpa berpikir atau menganalisa terlebih dahulu. Kondisi inilah yang menjadikan transaksi jual-beli saham seolah seperti ajang spekulasi belaka. Jika profit artinya anda sedang beruntung, namun jika loss artinya anda apes.
5. Mencatat dan Me-review Hasil Investasi
Setiap selesai transaksi, entah untuk jangka pendek, menengah atau panjang, ada baiknya anda melakukan pencatatan, baik untuk transaksi beli maupun transaksi jual, dan berapa profit atau keuntungan yang anda peroleh, serta berapa nilai investasi anda saat ini. Naik berapa persen atau malah turun.
Kegiatan ini, meskipun nampak sepele namun jika dilakukan secara konsisten, maka dapat menjadi indikator apakah aktivitas transaksi saham yang anda jalankan sudah tepat. Jika masih ada yang belum tepat, maka langkah-langkah antisipasi dapat segera dilakukan, agar ke depannya investasi anda dapat berjalan ke arah yang lebih menguntungkan.
Dengan melakukan review secara rutin, anda dapat segera menemukan titik kelemahan anda. Yang harus segera anda tingkatkan, dengan mempelajari berbagai ilmu terkait perdagangan saham. Anda dapat pula melakukan sharing dengan seseorang yang sudah berpengalaman, sehingga bukan hanya teori yang anda dapat melainkan juga pengalaman dari seseorang yang sudah lebih dulu berkecimpung dan mengetahui betul seluk-beluk perdagangan saham. Dengan demikian ke depannya hasil perdagangan saham anda pun bisa menjadi lebih baik dan menguntungkan.
* * * * * * *
*Penulis adalah seorang Blogger, Content Creator, Investor, Automotive Lover, Digital Enthusiast, dan CorComm. Practicer.
Perhatian!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!

Komentar
Posting Komentar