Fenomena Window Dressing di Akhir Tahun. Akankah Terjadi Tahun ini? Simak Penjelasan Berikut
Editor : Made Kusumawati *)
(Disarikan dari berbagai sumber)
Bagi mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia pasar modal, istilah Window Dressing tentu tidak asing lagi. Namun lain halnya dengan para investor pemula, istilah ini tentu masih terasa asing di telinga.
Berikut diberikan ulasan tentang Window Dressing.
Window Dressing merupakan suatu kondisi di mana harga saham di bursa cenderung meningkat, dan biasanya terjadi menjelang akhir tahun.
Kondisi ini biasanya dilakukan oleh perusahaan dan Manajer Investasi dalam rangka mempercantik kinerja laporan keuangan, serta pembukuan portfolio investasi yang positif di akhir tahun, sebelum disajikan kepada klien atau pemegang saham.
Apakah Window Dressing hanya terjadi di akhir tahun saja?
Sebenarnya Window Dressing terjadi di setiap kuartal (setiap tiga bulan), saat emiten (perusahaan tercatat) hendak merilis laporan keuangan.
Akan tetapi efek kenaikan di kuartal-kuartal lain tidak sebesar di akhir tahun, saat penutupan buku. Oleh karena siapa sih yang tidak ingin kinerja akhir tahun terlihat ‘ciamik’.
Kondisi kenaikan ini bahkan bisa terus berlanjut hingga bulan Januari. Yang biasa disebut sebagai “January Effect”.
Ketika terjadi fenomena Window Dressing ini, umumnya harga saham cenderung meningkat, terutama pada saham-saham market cap besar (berkapitalisasi pasar besar).
Sehingga disarankan pada masa-masa ini kita membeli saham Blue Chip atau saham-saham LQ45. Namun bukan berarti di luar saham-saham tersebut tidak baik untuk diakumulasi. Selama fundamental dan kinerja, serta prospek bisnis bagus, tentu saham-saham tersebut baik untuk diakumulasi.
Selain itu faktor teknikal juga tidak bisa diabaikan. Saham-saham yang sudah mengalami kenaikan tinggi, bahkan telah menyentuh level ATH (All Time High), tentu berpotensi mengalami penurunan. Jikalau naik, tentu potensi kenaikannya tidak terlalu tinggi.
Karena itu saham-saham undervalue, di mana harganya belum mengalami kenaikan tinggi belakangan ini, tentu berpotensi untuk mengalami kenaikan tinggi dan memberikan cuan besar.
Dari penjelasan di atas, dalam masa Window Dressing dan selanjutnya diikuti January Effect, selain faktor fundamental dan kinerja, faktor teknikal juga harus mendapat perhatian. Dan menjadi pertimbangan untuk masuk dan keluar dari suatu saham. Sehingga bisa diperoleh keuntungan optimal.
Namun demikian di akhir tahun ini, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab terhalangnya Window Dressing, yang ditengarai bakal membuat market maupun saham-saham akan mengalami kenaikan tidak terlalu tinggi.
Beberapa kondisi yang mempengaruhi Window Dressing di tahun ini, diantaranya :
1. Kondisi ekonomi global yang masih dibayang-bayangi resesi, khususnya Amerika dan negara-negara maju. Di mana The Fed masih akan melakukan kebijakan penaikan suku bunga, meskipun ada kemungkinan semakin diperlonggar. Dalam artian penaikan suku bunga yang akan dilakukan The Fed tidak seagresif sebelumnya.
2. Dari Tiongkok juga sempat diberlakukan kebijakan pembatasan aktivitas warga akibat meningkatnya kasus covid. Namun rencananya kebijakan ini akan diperlonggar.
3. Sementara kabar positif datang dari dalam negeri, di mana data makro ekonomi yang akan dirilis diperkirakan cenderung membaik. Bahkan Badan Pusat Staristik (BPS) telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal 3 tahun 2022 yang mengalami pertumbuhan, yaitu sebesar 5,72% secara year on year.
Berdasarkan ketiga poin di atas, optimisme di dalam negeri masih ada, namun untuk mengkoleksi saham-saham tetap harus berhati-hati dan cermat, mengingat seperti uraian di atas, beberapa saham sudah sempat mengalami kenaikan terus-menerus. Sehingga tidak ada salahnya jika kita cenderung memfokuskan perhatian pada saham-saham yang undervalue, atau yang fundamental dan kinerjanya bagus namun belum mengalami kenaikan tinggi.
* * * * * * *
*Penulis adalah seorang Blogger, Content Creator, Investor, Automotive Lover, Digital Enthusiast, dan CorComm. Practicer.
Perhatian!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!
Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya “Made Kusumawati” tanpa seijin penulis!

Komentar
Posting Komentar